//Mahasiswa Australia Menemukan 43 Telur Ular Berbisa
Mahasiswa Australia Menemukan 43 Telur Ular Berbisa

Mahasiswa Australia Menemukan 43 Telur Ular Berbisa

Mengejutkan bagi pihak institusi Australia. Mahasiswa mereka telah menemukan 43 telur ular berbisa yang masih terlihat utuh dan segar. Satuan kelompok yang melakukan kegiatan margasatwa di sebelah utara Sydney tanpa sengaja mereka menemukan 43 telur.

Ketika sedang bermain leluasa dalam area kampus universitas, mereka tanpa sengaja menemukan 43 buah telur dekat hamparan pasir.

Karena tidak tahu persis telur apa tersebut yang sedang tergeletak. Pihak pengajar staf langsung bergerak menghubungi institusi yang terkait guna mengamankan telur – telur tersebut. Mereka langsung saja menghubungi FAWNA, yang petugasnya langsung diturunkan untuk meninjau langsung situasi di tempat.

Setelah melakukan penyelidikan. Staf penyelidik benarkan penemuan 12 telur ular cokelat tepat di bawah pasiran tanah.

Setelah penyelidikan selesai situasi sempat kembali normal. Dan kegiatan kembali diperbolehkan secara sosial. Namun menjelang penyelidikan yang berkelanjutan disituasi setempat yang mengklaim menemukan lebih banyak telur. Akhirnya situasi daerah dekat pasir tanjung harus di tutup.

Kawasan daerah sekitar terlihat banyak ditemukan telur – telur ular. Sehingga lokasi yang biasa sering dipakek sebagai kawasan istirahat harus di tutup guna menemukan lebih banyak telur dan sarang.

Pencarian telur tersebut berlangsung selama tiga hari kedepan. Akhirnya setelah melakukan pemeriksaan terhadap daerah sekitar, staf pembersih berhasil menemukan setidaknya ada 43 telur yang ditemukan dari total tujuh sarang yang berhasil ditemukan juga.

Penemuan tersebut sontak membuat media Australia ingin mencari informasi lebih lanjut. Para sarang ular tersebut ditemukan tepat dibawah tanah tempat anak-anak bermain. “Pasir terlihat sangat bagus dan sangat sempurna untuk tempat sarang telur bagi ular tersebut” terang salah satu staf pembersih.

Untung saja telur ini bisa ditemukan dengan segera jika tidak, satu telur anak menetas saja bisanya bisa membuat resiko yang berbahaya bagi manusia yang terkena gigitan ular tersebut. Walaupun ular kecil ini baru menetas tentu sangat berbahaya jika anda terkena gigitannya terutama bagi anak kecil.

Telur ini telah dibawa kepada peneliti. Menurut laporan dari profesor Geoff Isbister dari University Newcastles School Of Madicine And Public Health. Mengatakan jika hewan kecil licin ini sangat berbahaya dan beracun. “Bisa ular ini sangat kuat” jelas profesor.

Dengan ditemukannya ular ini di daerah area tersebut bisa dipastikan banyak warga ingin lebih dipastikan. Akan semua penumpasan telur tersebut sudah berjalan sepenuhnya sebelum kegiatan kembali di buka untuk kegiatan sosial. Agar tidak terjadi korban insiden yang tidak di inginkan.