//Permintaan Maaf Marc Marquez Di Tolak Oleh Tangan Kepercayaan Rossi Uccio
Permintaan Maaf Marc Marquez Di Tolak Oleh Tangan Kepercayaan Rossi Uccio

Permintaan Maaf Marc Marquez Di Tolak Oleh Tangan Kepercayaan Rossi Uccio

Kembali berita memanas antara Rossi dengan Marquez setelah pertandingan di MotoGP Argentina berakhir. Pasalnya Marc Marquez melakukan aksi berbahaya dalam pertandingan MotoGP Argentina. Setelah sempat mengetahui kesalahannya Marquez dan ditemani manager sempat terlihat menuju ke paddock Yamaha untuk melakukan permintaan maaf. Namun permintaan maaf Marquez seolah tak di gubris oleh tim yamaha.

Uccio yang merupakan tangan kepercayaan Rossi terlihat marah dan muak atas tindakan Marquez tersebut. Hal tersebut lah juga yang membuat Uccio tidak ingin ada permintaan maaf dari kubu Marquez. Sempat menyambangi paddock Rossi, Marquez malah mendapatkan sambutan pedas dari Uccio selaku tangan kanan Rossi.

Marquez yang berinisiatif melakukan permintaan maaf malah harus mendapatkan perlakuan yang buruk. Hal itu tidak terlepas dari amarah Uccio terhadap sang pembalap Marquez yang menurutnya sudah melakukan balapan yang membahyakan pembalap lainnya. Sebelum di tolak permintaan maaf tersebut, Uccio terlihat tampak melakukan percakapan sebentar terhadap Marquez yang ingin meminta maaf. Setelah percakapan sebentar tersebut Marquez terlihat langsung pergi dari paddock Yamaha, sebelum sempat melakukan permintaan maafnya.

Kesalahan Marc Marquez, hingga penalti yang di dapat membuatnya terlempar ke posisi 18 besar

Dalam balap MotoGP Argentina yang berlangsung terlihat Marc Marquez sudah membuat banyak sekali pinalti balapan. Dari start pertama dimana pertandingan akan dimulai motor yang dikendarai Marquez mengalami kendala mati mesinj. Motor yang ditunggangi oleh Marquez mengalami mati mesin saat balapan ingin dimulai.

Dari akibat kejadian tersebut Marquez sempat harus di alihkan ke dalam pit dan memulai start di dalam pit. Namun dia menolak untuk membawa motornya kedalam pit dan tidak ingin start balapan dari lintasan pit area. Marquez malah memilih untuk mendorong motornya untuk masuk mulai dari start gip balapan motor.

Berpikir untuk mempercepat waktu dan tidak ingin ketinggalan dalam balapan tersebut akhirnya Marquez mendorong motornya sambil menstart engine. Ternyata usaha tersebut tidaklah sia – sia. Dengan aksinya yang mendorong motor sambil menstart enginenya ternyata usaha tersebut bisa berhasil membuat mesin motornya kembali menyala. Alhasil Marquez dapat memulai balapan dari tempat posisi start motornya.

Tidak sampai disitu saja, setelah insiden motor mati, kali ini Marquez juga terlibat dalam senggolan terhadap rider pembalap Valentino Rossi. Valentino Rossi yang saat itu memasuki sisa 5 lap terakhir di belakangnya di buntuti oleh Marquez yang ingin menyalip posisi ke 5 yang di tempati oleh Rossi.

Namun, hal ini justru membuat perseteruan dua pembalap berujung panjang, karena ketika Marquez ingin menyalip Rossi. Tanpa sengaja Marquez menyenggol Rossi. Akhirnya terpaksa Rossi harus sedikit membangunkan badannya agar tidak terjatuh, namun sayangnya saat ingin kembali ke lintasan Marquez yang tidak membuat ruang bagi Rossi. Mengharuskan Rossi berjalan di atas jalur rumput di luar lintasan. Alhasil dengan akibat tersebut motor Rossi pun terjatuh.

Dengan kejadian tersebut Rossi yang harusnya finish di posisi pole ke 5 harus turun menjadi finish dalam pole posisi ke 19. Meski begitu ternyata Marquez yang sempat finish di pole ke 5. Akibat ulahnya tersebut yang membuat bahaya para rider lain di lintas balapan, Marquez akhirnya mendapat hukuman pinalti dengan mendapat pengurangan 30 detik. Dengan begitu meski finish di posisi ke 5 setelah mendapatkan penalti Marquez akhirnya harus turun menjadi finish di 18 besar. Beda 1 strip dengan Rossi yang finish di posisi ke 19.