Tips Rintis Bisnis Pernikahan Wedding Organizer

Jika anda ingin beralih menjadi pebisnis, anda bisa mulai melirik bisnis pernikahan. Ya, bisnis ini cukup ramai peminat sebab konsep dream wedding yang didamba-dambakan setiap pasangan selalu ingin direalisasikan. Sehingga pengusaha di bidang bisnis pernikahan pun diuntungkan, termasuk penyedia jasa wedding organizer. Anda tak perlu takut terlebih dulu sebelum memulai bisnis ini, meskipun jasa wedding organizer terkesan bisnis yang sulit untuk pemula. Sebab, bisnis yang satu ini bisa dijalankan dengan sistem yang lebih simpel dan patut anda pertimbangkan sebagai ide bisnis! Simak tips dari kami berikut ini!

Kumpulkan Vendor Lewat Relasi

Langkah pertama, anda dapat mulai melakukan riset vendor-vendor yang bisa anda ajak kerja sama. Namun, anda tak perlu langsung menyasar vendor terkenal yang mahal. Sebab jika kita jeli, kita bisa menemukan vendor terbaik dengan harga bersahabat. Pemilihan vendor yang murah namun berkualitas tentu disukai oleh klien nantinya. Jika anda memiliki kerabat atau relasi yang bergerak di bidang yang memenuhi kebutuhan pernikahan (seperti catering, usaha souvenir, jasa fotografer, atau sewa baju pernikahan), anda bisa mencoba ajak bekerjasama. Untuk tenaga karyawan, anda bisa membuka lowongan freelance atau part time dengan bayaran per project.

Selain lebih nyaman berdiskusi dengan orang anda kenal, anda dan mitra juga bisa lebih leluasa dalam berinovasi mengembangkan kerjasama itu. Keuntungan pun sama-sama diterima. Terutama jika anda dan mitra sepakat untuk menyelesaikan pembayaran saat klien sudah membayar penuh. Sehingga anda selaku pihak wedding organizer tidak perlu memberikan dana talangan sebagai modal, saat menunggu klien menyelesaikan bayaran penuh.

Mulai Dari Pangsa Pasar Kecil

Setelah anda siap dengan vendor, langkah kedua adalah mulailah mempromosikan bisnis anda. Promosi bisa dilakukan di lingkungan keluarga, tempat tinggal, dan tempat kerja terlebih dulu. Selanjutnya, jangan sepelekan promosi lewat media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Maksimalkan promosi online ini fitur direct message atau comment di media sosial tersebut. Sasarannya bisa ditujukan ke pasangan muda-dewasa, dan orang tua. Cara promosi ini tidak perlu membutuhkan biaya. Sehingga anda bisa menekan atau justru tak lagi membutuhkan biaya promosi.

(Baca juga: Butuh Pinjaman Cepat untuk Menikah? Cek Di Sini!)

Patok Harga Murah

Dengan tren perayaan hari pernikahan yang sedang hits di kalangan pasangan muda-dewasa, keberadaan wedding organizer dengan harga bersahabat tentu akan sangat diincar. Oleh karenanya, tak ada salahnya jika anda memulai dengan menyasar target klien menengah ke bawah. Untuk memurunkan harga penawaran, anda juga bisa memproduksi sendiri beberapa komponen pernikahan seperti souvenir dan wadah seserahan. Lakukan dengan DIY (Do It Yourself) dan cari referensinya lewat internet dengan tampilan indah. Untuk memproduksi komponen ini, anda juga bisa memakai tenaga freelance dengan bayaran untuk sekali atau per project.

Perbanyak Inovasi dan Kreasi

Terakhir, lakukan inovasi dan kreasi. Jangan biarkan ide anda tidak berkembang. Hal ini dikarenakan konsep pernikahan yang ditawarkan wedding organizer harus bervariasi. Carilah referensi pernikahan simpel namun indah dari berbagai negara. Semuanya bisa anda akses lewat internet, dan coba terapkan dalam bisnis anda. Contohnya, pernikahan dengan konsep rustic ala eropa bisa diterapkan dengan tampilan yang lebih simpel. Inovasi yang anda lakukan akan membantu mengembangkan bisnis.

Memulai bisnis pernikahan memang tetap membutuhkan dana, meskipun dengan jumlah yang diminimalisir. Untuk informasi mengenai ide bisnis pernikahan, silahkan klik link berikut:

https://www.cekaja.com/info/ide-bisnis-pernikahan-yang-simpel-dan-banyak-untung/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *